Category: KESEHATAN HEWAN


Ebook Veteriner

- Protokol Ilmu Bedah Khusus Veteriner (Download)

BAB I. PENDAHULUAN
Dalam budidaya sapi potong maupun sapi perah, adanya penampilan reproduksi optimum merupakan hal yang paling menentukan keberhasilan produktivitasnya. Salah satu penampilan reproduksi optimum yang dimaksud adalah jarak beranak (calving interval) optimum dengan kisaran 12 – 15 bulan untuk kondisi peternakan rakyat di Indonesia. Hasil penampilan reproduksi optimum dapat dicapai bila program pengawinan (breeding) alami maupun penggunaan inseminasi buatan (IB) dilakukan dengan tepat saat setelah usia pubertas pada sapi dara atau segera setelah fase pasca beranak pada sapi induk. Sapi perah atau sapi potong diharapkan kawin kembali dalam waktu 2 – 3 bulan setelah beranak, sehingga sapi dapat bunting kembali dalam waktu 3 – 4 bulan pasca beranak. Kasus infertilitas yang menonjol pada sapi perah dan sapi potong rakyat di Indonesia adalah tingginya kejadian anestrus post partum (tidak birahi pasca beranak). Kejadian ini mengakibatkan terlambatnya kawin kembali pasca beranak, sehingga panjangnya beranak melebihi 18 bulan.
Continue reading

disusun oleh
Dr. Drh. Prabowo Purwono Putro, M.Phil.
Bagian Reproduksi dan Obstetri
Fakultas Kedokteran Hewan UGM
Yogyakarta
e-mail: prabowopp@yahoo.co.id
1. Sapi Brahman Cross (BX)
Sapi Brahman termasuk spesies Bos indicus yang berasal dari India merupakan tipe potong yang banyak dipilih untuk dikembangkan di dunia karena mempunyai daya tahan dan kemampuan beradaptasi tinggi, sehingga banyak dimanfaatkan dalam program crossbreeding. Bangsa sapi ini resisten terhadap caplak, kutu dan penyakit, tahan terhadap panas dan kering, mempunyai sifat keindukan bagus dan kemampuan reproduksi alami panjang. Sapi Brahman mempunyai penampilan luar yang mengesankan, dengan ciri-ciri kuping lebar dan terkulai ke bawah, punuk dan gelambir yang besar, badan panjang dengan kedalaman sedang, mempunyai kaki agak panjang, serta muka agak panjang. Warna bervariasi dari putih, kemerahan sampai kehitamam, namun umumnya putih atau abu-abu. Sapi jantan dewasa biasanya berwarna gelap pada leher, bahu, paha dan panggul bagian bawah. Kulit kendor, halus dan lembut, ketebalannya sedang dan biasanya berpigmen. Tanduk berjarak lebar, tebal dan panjangnya sedang. Prepusium tidak terlalu menggantung. Ambing dan puting sapi Brahman berukuran sedang.
Continue reading

Oleh : drh. Ajat Sudarjat (Manajer Veteriner Kampoeng Ternak)

Di lapangan atau peternakan yang tidak memiliki tenaga medis (dokter hewan atau paramedis veteriner) sering mengalami kesulitan dalam penanganan sebuah kasus, akibatnya penyakit tersebut tidak mampu ditangani secara tuntas sehingga kejadiannya berulang dan akhirnya menyebabkan kerugian ekonomi yang terus-menerus. Untuk mengatasi sebuah penyakit, tentunya harus diketahui terlebih dahulu penyebab penyakit tersebut dengan cara diagnosa penyakit. Walaupun yang berwenang dan memiliki kemampuan mendiagnosa penyakit secara benar hanya dokter hewan, pemilik peternakan atau yang berhubungan dengan dunia peternakan tetap harus mengetahui beberapa teknik diagnosa sederhana untuk mengetahui penyebab penyakit, sehingga mampu menentukan langkah terapis sementara yang harus dilakukan sebelum datang dokter hewan. Langkah pengobatan yang dilakukan tersebut tentunya hanya sebatas pengobatan simptomatis atau pengobatan berdasarkan gejala klinis yang nampak pada saat pemeriksaan.
Continue reading

Persiapan operasi
Rambut sapi pada daerah legok lapar (flank) kiri dicukur. Lebarnya sekitar 5 cm dengan panjang 30-40 cm. Saya lebih suka melakukan operasi Caesar dari flank kiri karena gangguan organ viscera saat mengeksteriorasi uterus bisa minimal karena hanya berbatasan dengan rumen. Flank kanan akan banyak omentum yang ikut keluar, belum lagi bila intestine juga tereksteriorasi keluar. Lebih sulit.

Continue reading

Anaesthesi

download

V-AESCULAPIUS

Profesi Veteriner

Profesi adalah pekerjaan yang dapat memenuhi kepuasan lahir batin yang didasari oleh penguasaan ilmu pengetahuan, ketrampilan, perilaku yang sebelum menjalankan tugasnya wajib bersumpah atas gelar yang disandangnya,selama manjalanjan tugas wajib mematuhi kode etik yang telah ditetapkan ol;eh organisasi profesinya (Anonim A, 2008).

Kedoteran ( medicine ) adalah suatu ilmu dan seni yang mempelajari tentang penyakit dan cara-cara penyembuhanya. Veteriner adalah ilmu yang mempelajari tentang aspek kesejahteraan timbal balik antara manusia, hewan, dan lingkungan yang meliputi penyakit, budidaya, mutu dan keamanan produksi sehingga sumber daya alam lestari (Anonim A, 2008).

Profesi Veteriner yaitu pekerjaan yang didasari atas ilmu-ilmu kedokteran hewan yang menjalankan tugasnya wajib menikrarkan sumpah Kedokteran Hewan dan mematuhi kode etik yang telah ditetapkan sebagai Dokter Hewan (Anonim A, 2008).

Asal usul profesi veteriner. Kata-kata veteriner berasal dari kata latin veterinae yang berarti hewan penarik (sapi, kuda, dll). Orang-orang yang mempelajari sejarah menemukan tulisan Cina tentang penyakit kuda, sapi, dan kerbau pada tahun 2500 S.M. juga lukisan India kuno berumur 4000 tahun menunjukkan manusia merawat kuda dan gajah. Lukisan mesir kuno juga menunjukkan bagaimana mereka merawat ternak dan anjing mereka agar sehat. Orang Romawi kuno menyebut dokter Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.